Senin, 25 April 2022

Kerinduan

Tidak sengaja ku melihatmu lagi setelah sekian lama, dari cerita sosial media yang diunggah seorang teman, kamu iya kamu jelas itu kamu, semua yang dia unggah itu kamu. Seketika aku tersenyum melihatmu telah bahagia, tertawa dan bersenang dengan teman-temanmu tapi ada satu hal yang aneh, tiba-tiba tanganku bergetar, dadaku terasa sesak, dan tak tenang. Serindu inikah aku sama kamu? Setidaknya Tuhan mendengar doaku untuk membuatmu bahagia walau itu bukan karenaku.

Kamu tau apa yang paling menyedihkan? Ketika kamu berhenti berkomunikasi dengan seseorang yg hampir tiap saat kamu hubungi, yang tadinya kamu mengirim pesan ke dia, dan memberi tahu apa yg terjadi hari ini tapi sekarang tidak lagi, tahu kenapa? Iya karna kamu tidak diinginkan lagi.

Setelah April ini berakhir, maka usai sudah pencarianku dalam mengharapkanmu kembali. Kita benar-benar akan selesai. Tapi sebelum itu, maafkan kalau waktu sama aku jadi lebih rumit dan mungkin sedikit membosankan. Selamat melanjutkan perjalananmu. Karena akupun akan melanjutkannya walau tidak denganmu lagi. Jaga diri baik-baik ya, jiwa setenang kamu harus bahagia selalu. jangan lupa pulang kalau kamu merasa lelah dengan duniamu. Semoga waktu berkenan memberi kita ruang untuk bertemu kembali di hari esok, meski bukan lagi sebagai sepasang.

Kau duakan?!

Malapetaka terbesar adalah mencintai seseorang yang sedang mencintai orang lain. Tidak ada lagi kata kita, karena kamu lah yang membawanya masuk diantara aku dan kamu. Lepaskan aku, aku pun berhak bahagia.

Terkadang seseorang terus bertahan meskipun tahu tak pernah dihargai tapi suatu saat dia akan pergi dari kehidupanmu ketika dia benar-benar lelah akan sikapmu. Dan saat dia pergi dari kehidupanmu, kamu akan menyesal karena telah mensia-siakan orang yang tulus selalu ada untuk kamu.

Tugasku sudah cukup, aku ingin pamit dan sudah lelah diabaikan. Mungkin saat ini kamu anggap aku jahat karna telah meninggalkanmu tapi suatu saat nanti kamu akan tahu alasan dan arti menyerahku yang sebenarnya.

Terkadang seseorang rela terluka untuk bertahan meski tidak dihargai. Sampai dia tidak sadar bahwa ada seseorang di sampingnya yang peduli terhadap dia.

Satu hal yang sangat menyesakan adalah harus berpura-pura bahagia ketika melihat orang yang kita cintai mencintai orang lain.

Sabtu, 23 April 2022

Kecukupan



Seperti apapun pasanganmu sekarang, ya disyukuri. Karena dulu dia sangat istimewa dan spesial buatmu.

Sekarang, kamu bisa saja bosan, yang kelihatan indah dan menarik adalah orang lain. Tapi ingat, bahwa orang baru itu belum tentu sesayang dan sesetia dia kepadamu.

Dia yang telah banyak menemanimu dan menerimamu apa adanya jadi, harus kamu syukuri adanya.

Dan benar, menemukan seorang "pendengar" yg tepat itu sangat berarti. Mencari yg baik itu bisa dan mudah tetapi mencari seseorang yang dapat menerima, paham dan mengerti kita itu sulit.

Sekarang bukan lah tentang mencari yang terbaik tetapi tentang siapa yang menerima dengan baik.

Sepenuhnya bukan salahmu, kalau kamu ingin bahagia. Kusadar sepenuhnya salahku, aku tak tau bahagia seperti apa yang kau mau. Dapatkan lah yang kau mau. maaf, denganku kamu tak dapat apa apa.

Tanpa kamu sadari, sikap kamu nunjukin ke aku kalau diam jauh lebih baik dari pada mencoba untuk diungkapkan.

Keikhlasan

Singkatnya,

Berhenti mengejar seseorang yang mengabaikan kamu, biarkan dia pergi.

Jangan 'memohon' seseorang untuk tetap tinggal, cinta tak seperti itu. your mental health is important don't forget to take care of yourself and don't forget to give reward to yourself. Kamu berhak bahagia.

Jadi berhentilah, jangan menahan seseorang yang ingin pergi, karena kamu sama saja mengacaukan semua rencana dia. Untuk apa ditahan dan dikejar kalau ujungnya akan pergi juga.

Cukup jadi sederhana dan lihat siapa yang bisa menerima kamu apa adanya.

Selasa, 19 April 2022

Kesalahan

Kamu tau ga?

Sebenarnya ada yang bisa membuat seseorang meninggalkan meski dia sangat mencintaimu. Saat kamu menyepelekan hal yang membuat dia sakit hati, saat kamu mengulangi kesalahan yang sama dan selalu mengabaikan teguran yang dia berikan.

Awalnya mungkin dia masih bisa menerima, tapi semakin lama dia akan merasa jenuh dan mencapai titik yang benar-benar sudah tidak sanggup lalu akhirnya memilih untuk menyerah, dia menyayangimu tapi tidak dengan cara kamu memperlakukannya.

Ketika kamu mencintai seseorang dan dia tidak memberimu effort yang sama, itu tandanya kamu harus sabar, tetapi jika sabarmu pun tak cukup untuknya, cobalah ganti huruf "b" nya dengan huruf "d".

Perjalanan (Bag. akhir)



Pada satu titik temu yang telah Tuhan tetapkan. Kita berjumpa dalam masa yang tak dikira. Bertukar cerita tentang latar belakang kita. Memang tak semuanya sama, namun kita mau saling menerima. Ku yakini bahwa pencarian ku telah usai padamu, begitupula kau dengan pencarianmu. 

Seiring waktu yang terus melaju dengan cepat, kisah demi kisah telah terukir indah. Nyaris semua sudut tempat menggambarkan kisah kita secara jelas dan nyata. Terekam dalam benak, yang terkadang dapat tereka ulang dalam lamunan. Dalam balut kisah yang tengah merekah indah, kau memutuskan pergi. Dengan alasan yang hingga kini masih kupertanyakan pada diri sendiri. 

Bukan, bukan ku tak rela dengan pergimu. Karena pada hakikat dalam hidup, setiap orang datang dan pergi seiring waktu berjalan. Namun tak ku kira pergimu akan membuat ku serapuh ini. Kau yang kini telah berlalu dengan semua bayang pertanyaan ku tentang sebab mu jauh. Sungguh pada akhirnya aku harus ikhlas bukan? Meskipun akan sulit, kiranya waktu dapat membuatnya lebih mudah. 

Jarak yang kau minta, sungguh akan ku penuhi. Hingga pada akhir nanti, jika Tuhan perkenankan kita kembali berjumpa, ku harap kau telah siap dengan jawab tanya yang membayang. Aku melangkah, dengan ragu untuk bertemu dengan yang sepertimu. Karena yakinku tetap berteguh, takkan ada yang pernah menjadi sepertimu.

Kudoakan

Semesta, aku sayang perempuan ini. Kagum tak ada batasnya sejak pertama kali mengenalnya. Memang berlebihan namun nyata adanya. Tuhan, hari ...